Geografis
Secara Geografis dan secara administratif Desa Ulapato-A merupakan salah satu dari 191 Desa di Kabupaten Gorontalo. Desa Ulapato – A terletak di sebelah barat dari Ibukota Kecamatan dengan luas wilayah ± 426,25 Ha ( ± 8,7 km² ) pada ketinggian ± 18 m di atas permukaan laut ( DPL ). Suhu rata – rata harian berkisar antara 27°Cc – 32°Cc. Curah hujan rata – rata 2.500 – 3.500 mm/tahun
Keadaan topografi di dominasi oleh kemiringan 15 – 40° dengan jenis tanah yang sering mengalami erosi, sedangkan kondisi dan struktur utama geologi adalah patahan yang berpotensi menimbulkan gerakan tektonik sehingga menyebabkan rawan bencana alam seperti gempa bumi, gerakan tanah, erosi serta pendangkalan dan banjir.
Desa Ulapato-A terbagi menjadi 4 (empat) dusun, yaitu Dusun I (satu) Palituju Dusun II (dua) Pangadaa, Dusun III (tiga) Hilingo dan Dusun IV (empat) Payango.
Wilayah Desa Ulapato – A disebelah Utara berbatasan dengan Desa Ulapato – B, disebelah Timur berbatasan dengan Desa Tinelo, disebelah Selatan berbatasan dengan Danau Limboto dan disebelah Barat berbatasan dengan Desa Timuato.
Dilihat dari tataguna tanah, Desa Ulapato – A terbagi sebagai berikut : sawah irigasi teknis ± 61.25 Ha, tegal / lading ± 120 Ha, pemukiman ±239 Ha, tanah kas desa ± 1.42 Ha, infrastruktur perkantoran dan gedung-gedung pemerintahan ± 2.3 Ha, jalan desa ± 2.7 Ha.
Dari segi orbitasi atau jarak desa dengan pusat Pemerintahan, jarak dengan Kecamatan Telaga Biru 0.5 km, jarak dengan Kabupaten Gorontalo ± 5 km dan jarak dengan Provinsi Gorontalo ± 11,3 km. Kenderaan umum yang digunakan sebagai sarana angkutan ke pusat pemerintahan adalah kenderaan bermotor.
Peruntukan Lahan
| Tanah Sawah | Luas | Tanah Kering | Luas |
| 1. Irigasi Teknis | 50 ha | 1. Bangunan | 70 Ha |
| 2. Irigasi setengah Teknis | 24 ha | 2. Kebun | 25 Ha |
| 3. Irigasi sederhana | – | 3. Penggembalaan | |
| 4. Tadah hujan | |||
| 5. Tambak | |||
| 6. Kolam | |||
| 7.Tidak Diusahakan | 20 Ha | ||
| 8. Tanamam Kayu | |||
| 9. Hutan Negara | |||
| 10. Tanah Lain | 7 Ha |
Penggunaan Lahan
Penggunaan lahan merupakan aktivitas manusia pada dan dalam kaitannya dengan lahan yang biasanya tidak secara langsung tampak dari citra. Penggunaan lahan teah dikaji dari beberapa sudut pandang yang berlainan, sehingga tidak ada satu definisi yang benar-benar tepat di dalam keseluruhan konteks yang berbeda. Penggunaan lahan di Desa Ulapato-A lebih banyak didominasi oleh lahan permukiman warga dengan besar luas 93.23 ha. Secara rinci penggunaan lahan di desa Ulapato-A dapat dilihat pada citra satelit berikut ini.
- Iklim dan Cuaca
- Tipe Iklim
Tipe Iklim E mendominasi wilayah Desa Ulapato-A. Tipe iklim E dicirikan dengan kondisi wilayah yang agak kering dengan jumlah bulan basah sebanyak 5 bulan dan jumlah bulan kering sebanyak 6 bulan. Wilayah dengan tipe iklim E memiliki penggunaan lahan berupa tegalan dan lahan kosong dengan kondisi daerah yang terlihat gersang. Suhu rata-rata harian di desa Ulapato-A adalah 320/240 C tertanggal 9 Oktober 2021 dengan kelembaban udara rata-rata adalah 72%.
- Curah Hujan
Curah hujan disuatu tempat biasanya dipengaruhi oleh iklim, keadaan geografi dan perputaran arus udara. Oleh karena itu, curah hujan dan hari hujan beragam menurut bulan dan letak stasiun pengamatan. Desa Ulapato-A memiliki pola sebaran curah hujan yang beragam dimana rerata curah hujan tahunan mencapai 378mm/ tahun. Tertanggal 10 Oktober 2021, curah hujan di Desa Ulapato-A mencapai 13% Berdasarkan data, angka presipitasi curah hujan di Desa ULAPATO-A mencapai 4%. Presipitasi merupakan proses mencairnya butiran es di awan, kemudian turun menjadi titik-titik hujan ke bumi. Awan yang telah terbentuk pada proses sebelumnya barangkali tertiup angin dan terbawa sehingga menjadi turun hujan di tempat lain dari proses sebelumnya. Awan yang sudah terlalu padat dengan uap air dan tidak bisa lagi menahan beban air akan jatuh ke daratan, kemudian menjadi titik-titik hujan
- Suhu
Suhu udara adalah ukuran seberapa panas atau dinginnya udara. Ini adalah parameter cuaca yang paling sering diukur. Lebih khusus lagi, suhu menggambarkan energi kinetik, atau energi gerak, dari gas-gas yang membentuk udara. Desa Ulapato-A memiliki kondisi suhu yang cukup panas dimana suhu rata-rata harian di desa ini mencapai angka 320/240 C dengan kelembaban udara mencapai 72% sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya.
- Topografi
Secara topografis, Desa Ulapato-A didominasi oleh bentuk lahan dataran fluvial. Proses fluvial dengan agen utama dari aliran air sungai akan mengangkut sejumlah sedimen dan mengendap dan menyebabkan penumpukan material sehingga membentuk kenaikan permukaan yang disebut sebagai agradasi. Kondisi tanah di Desa Ulapato-A didominasi oleh tanah ordo Inceptisols. Pada umumnya Inceptisol di Desa Ulapato-A digunakan untuk pertanaman padi sawah, tetapi pada tanah lereng cocok untuk tanaman tahunan atau tanaman permanen untuk menjaga kelestarian tanah. Pada tanah alluvial dan mediteran yang juga termasuk dalam order Inceptisol memberikan respon yang sangat baik dibudidayakan ubi jalar varietas local Grompol dan Unggul Daya dengan pemberian dosis pupuk Urea 200 kg/ha yang diberikan dua kali pada umur dua minggu dan pada umur delapan minggu respon tanaman terhadap Urea hingga dosis 200 kg/ha masih linier, kemungkinan besar hasil umbi masih dapat ditingkatkan lagi bila pupuk lebih banyak. Jika dikaitkan secara historis, Desa Ulapato-A merupakan salah satu desa yang terletak tidak jauh dari Danau Limboto yang tentunya memiliki struktur tanah yang subur dan cocok dijadikan sebagai lahan pertanian. Sejak dahulu kala kehidupan masyarakat di sekitar Danau Limboto utamanya masyarakat Desa Ulapato-A tidak terlepas dari aktivitas perikanan dan perkebunan di wilayah Danau Limboto. Sementara itu, pada tahun 1863, Von Risenberg mencatat tentang kondisi tanaman woka menjadi tanaman yang tumbuh mengelilingi dataran sekitar Danau Limboto. Tapi kemudian tanaman woka ini selalu hangus setiap tahunnnya karena kegiatan pembakaran belukar yang luas. Hal ini tentunya tidak terlepas dari aktivitas yang terjadi di Desa ULAPATO-A karena berdekatan dengan wilayah pesisir Danau Limboto.
- Demografi
Jumlah Penduduk Desa Ulapato-A berdasarkan Profil Desa tahun 2025 sebesar 2781 jiwa yang terdiri dari 1372 laki laki dan 1409 perempuan. Sedangkan pertumbuhan penduduk dari tahun 2020 sampai dengan tahun 2025 adalah sebagai berikut :
Jumlah Penduduk dan Kepala Keluarga

Total Penduduk
2.781 Jiwa

Kepala Keluarga
Jiwa

Perempuan
1.409 Jiwa

Laki-Laki
1.372 Jiwa
Berdasar Dusun
Pk Jajang
1000 Jiwa
Dusun Berawan Tangi
2000 Jiwa
Dusun Baler Bale Agung
2000 Jiwa
Berdasarkan Agama
- Islam 1300
- Hindu 300
- Buddha 10
- Konghucu 0
- Kristen 5
Berdasarkan Pendidikan
- Belum Sekolah 1300
- Tamatan SD 300
- Tamatan SMP 10
- Tamanan SMA 0
- Sarjana 5
Status Pekawinan
Belum Kawin
1035 Jiwa
Kawin
750 Jiwa
Cerai
35 Jiwa
